Bekasi Butuh Terminal Truk

Rabu, 25/07/2012 21:21
Keyword : Komisi B,Parlementaria
Oleh :
Beri nilai kontent ini :
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Masih belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Rinto Andrianto

(Bekasi) – Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, memandang perlu adanya fasilitas terminal khusus truk dan angkutan barang di wilayah setempat.

“Dengan mobilitas ekonomi yang tinggi, harusnya Kota Bekasi punya terminal khusus truk dan angkutan barang yang dilengkapi dengan sarana penunjangnya agar tidak parkir atau transit sembarangan,” kata Kepala Dishub Kota Bekasi, Supandi Budiman, di Bekasi.

Menurut dia, pihaknya merasa kesulitan untuk menegur para awak kendaraan tersebut yang kedapatan parkir di jalan umum. Alasannya, Kota Bekasi tak mampu menghadirkan solusi lahan parkir untuk mereka.

“Kami akui bahwa kendaraan pengangkut barang banyak yang tersebar di jalan-jalan protokol. Padahal, keberadaan parkiran liar tersebut sangat menganggu arus lalu lintas dan dikeluhkan oleh masyrakat,” katanya.

Menurut dia, mayoritas pengendara angkutan tersebut memiliki tujuan antarkota dan antarprovinsi. Sehingga, wajar bila mereka membutuhkan tempat singgah untuk sekedar melepas letih.

Beberapa parkiran liar truk atau kendaraan angkutan barang, terjadi di Lingkar Pasar Pondok Gede, Jalan Cut Mutia Rawa Panjang,  Jalan Siliwangi Narogong – Bantargebang, samping GOR Bekasi,  depan Giant Tol Jati Asih,  Pasar Bantargebang, pintu gerbang Stasiun Kranji, Jalan Baru Kranji, Jalan Sudirman, dan beberapa tempat lainnya.

Sementara itu anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Rinto Andrianto mengatakan bahwa hal tersebut sangat menggangu transportasi. Untuk itu ia memandang perlu melakukan kajian untuk mengatasi solusi hal tersebut.  “Jelas keberadaan truk tersebut menganggu arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk,” ujarnya.

Rinto andrianto mengatakan solusi yang paling memungkinkan adalah menciptakan terminal khusus untuk truk tersebut. Ini peluang ekonomi bagi pemerintah Kota Bekasi. Karena truk yang parkir akan dikenakan biaya administrasi. Disamping itu akan menggairahkan ekonomi dikawasan tersebut.  (Tim)

 

email